PRAKTIKUM
II
NETSTAT,
TRACEROUTE, DAN NETWORK MAPPER
A.
TINJAUAN PRAKTIKUM
1. Untuk mengetahui cara mengatur konfigurasi IP pada
system operasi Linux.
2. Dapat memahami analisa dan hasil dari konektivitas ke
host lain.
3. Dapat memahami analisa dan hasil rute paket ked an
port yang terbuka pada host local dan host lain.
4. Dapat menganalisa dan hasil yang membuka port di
computer local dengan network mapper.
5. Dapat menganalisa dan hasil IP asal, IP tujuan, port
asal, port tujuan dalam sebuah sesi koneksi.
B.
ALAT DAN BAHAN
1. Pc yang bersystem operasi Linux.
2. Kabel Straight dan Crossover.
3. Hub.
C.
DASAR TEORI
TRACEROUTE
Traceroute
digunakan untuk mengirimkan secara serempak sebuah urutan paket dengan menambah
nilai TTL (Time to Live). Ketika sebuah router lanjutan menerima sebuah paket
terusan,maka akan mengurangi nilai TTL sebelum meneruskannya ke router
berikutnya. Pada saat itu jika nilai TTL pada sebuah paket mencapai nilai nol
sebuah pesan “time exceeded” akan dikirim balik ke host asal. Dengan
mengirimkan paket dengan nilai TTL 1 akan memperbolehkan router pertama didalam
jalur paket untuk mengembalikan pesan “time exceeded” yang akan memperbolehkan
/ mengizinkan attacker untuk mengetahui IP address router pertama. Kemudian
paket berikutnya dikirimkan dengan menambahkan nilai 1 pada TTL, sehingga
attacker akan mengetahui setiap loncatan antara host asal deng Kemudian paket
berikutnya dikirimkan dengan menambahkan nilai 1 pada TTL, sehingga attacker
akan mengetahui setiap loncatan antara host asal dengan target host. Dengan
menggunakan teknik ini, attacker tidak hanya mengetahui jejak jalur sebuah
paket saat menuju target tetapi juga memberikan informasi topologi target
network. Informasi ini sangat penting untuk attacker didalam melakukan
perencanaan penyerangan ke sebuah network.